
By : Maggie Stiefvater
Tokohnya:
- Grace, seorang gadis berumur 18 tahun. Dia memiliki masa lalu dengan serigala. Dan dia memiliki serigala bermata kuning di hutan dekat rumahnya.
- Sam, seorang manusia yang dapat berubah menjadi seekor serigala bermata kuning.
- Olivia, sahabat Grace yang pendiam. Sangat menyukai fotografi, memfoto sesuatu yang menurutnya unik dan indah.
- Rachel, sahabat Grace yang baik dan cerewet.
- Jack, teman sekolah Grace yang suka berbuat jahat.
- Isabel, adik Jack. Walaupun suka berbuat jahat seperti kakaknya, tapi dia sangat menyayangi kakaknya.
- Beck, serigala abu-abu, besar dan kekar. Dianggap oleh Sam seperti orangtuanya. Saat menjadi manusia dia seorang pengacara.
- Paul, serigala hitam. Pemimpin kawanan serigala.
- Shelby, serigala betina putih. Menurutnya menjadi serigala adalah anugerah.
- Ulrik, serigala cokelat keabu-abuan. Menurut Sam dia seperti paman gila, orang Jerman, dan sering mengumpat.
- Salem, seekor serigala. Sam menyangka Salem yang telah menarik Grace dari ban ayunan.
Cerita ini dimulai dari suatu peristiwa yang sangat mencekam. Peristiwa ini dialami oleh seorang gadis kecil berusia 8 tahun, gadis kecil itu bernama Grace. Dia yang sedang bermain ban ayunan diseret oleh seekor serigala, lalu serigala-serigala lain mengerubunginya, di setiap mata serigala itu seperti ingin menggigit Grace. Tetapi gadis kecil itu hanya diam tanpa bergerak sedikit pun.
Dari kejauhan, terlihat seekor serigala dengan mata kuningnya. Dia memperhatikan Grace dan kawanannya. Serigala itu bernama Sam. Dia berusaha menolong gadis itu. Tapi dia terlambat, karena Grace sudah terlanjur digigit oleh salah satu dari kawanan serigala yang mengerubungi Grace. Dengan geraman, Sam berhasil menjauhkan Grace dari kawanan serigala itu.
Grace menatap jendela kamarnya, berharap melihat serigalanya, serigala bermata kuning yang telah menolongnya dari kematian. Kebiasaan itu sudah dia lakukan selama 6 tahun. Tapi serigalanya tidak pernah mau mendekatinya, serigala itu hanya melihatnya dari jauh.
Di sekolah tiba-tiba terdengar kabar. Jack Culpeper, teman sekolah Grace meninggal, dikabarkan meninggalnya Jack karena digigit oleh seekor serigala. Sehingga sekarang orang-orang takut pada serigala.
Serigala Grace yang selalu hanya melihat dari hutan, suatu ketika serigala Grace berani berjalan lebih dekat dari biasanya, hingga Grace dapat mengelus bulu-bulunya yang menakjubkan dan mengelus moncongnya dari darah. "Kamu tidak membunuhnya kan?" Dia membeku nyaris seperti penyesalan manusia. Grace mendekatinya dan mengelus bulunya lagi. Serigala itu tidak menghindar, dia seperti menikmati perlakuan dari Grace. Elusan tangan Grace berhenti melihat serigala putih, matanya membara. Serigala Grace menggeram seperti menyuruh Grace masuk ke dalam rumahnya.
Suatu malam, dari kejauhan di balik hutan Grace mendengar jeritan, dia kira itu lolongan, tapi jeritan itu terdengar seperti "Tolong! Tolong!" Grace yang penasaran mengikuti arah suara itu, Grace melihat tiga serigala. Serigala putih, serigala hitam pemimpin kawanan itu dan serigala satunya lagi Grace meyakini itu Jack, dari bola matanya. Cokelat muda.
Grace menceritakan pada Olivia, dia meyakini bahwa Jack berubah menjadi serigala. Tapi tentu saja, kalau dipikir secara logis, itu tidak masuk akal. Olivia pun tidak percaya. Grace merasa, dia salah telah berbicara dengan Olivia masalah itu. Sejak itu, Grace dan Olivia tidak pernah berbicara lagi.
Semenjak kabar Jack Culpeper meninggal karena serigala, dilakukan perburuan serigala di hutan dekat rumah Grace. Grace yang melihatnya berusaha mencegah, dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada serigalanya, dia berkata kepada para pemburu "Di dalam hutan ada temanku yang sedang memotret! Jadi tolong hentikan perburuan ini! Aku tidak ingin terjadi sesuatu dengannya!" Grace memang dapat menghentikan perburuan serigala itu. Tapi setelah terdengar suara seperti letusan senapan dan suara lolongan serigala.
Grace pulang ke rumahnya. Mom dan Dadnya tidak ada di rumah. Memang mereka orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Dari beranda, Grace mendengar napas yang terengah-engah, dia pun mengikuti arah napas itu. Grace mencium aroma tubuh serigalanya, dia lalu melihat ke belakang rumahnya, serigalanya setengah duduk setengah berdiri menyandar pada kaca belakang rumah Grace. Saat Grace ingin mendekati serigalanya itu, tiba-tiba bulu-bulunya lenyap, serigala itu berubah menjadi seorang cowok, tubuhnya ditutupi oleh darah. Cowok itu membuka matanya, mata kuning yang sama persis dengan serigala Grace. Walau Grace kaget dengan yang dilihatnya, dia membersihkan darah cowok itu dengan kain lap dan membawanya pergi ke rumah sakit.
Di rumah sakit, saat Sam bangun, dia tidak tahu siapa Grace, itu membuat Grace merasa sakit. Sam menarik tangan Grace menuju hidungnya dan mengendusnya. Dari aroma tangan Grace, Sam sadar bahwa gadis yang ada di depannya adalah gadis yang selalu dia lihat dari dalam hutan, gadis itu Grace. Dari situ Grace dan Sam menjadi akrab. Sampai akhirnya Sam tinggal di rumah Grace, tepatnya di kamar Grace dengan sembunyi-sembunyi dari orang tua Grace. Dan Grace harus melindungi Sam dari dinginnya cuaca. Sam harus menahan tubuhnya dari rasa dingin agar tidak kembali menjadi serigala dan tetap bersama Grace.
Suatu hari, Grace dan Sam berkunjung ke rumah Beck sekaligus mencari Jack. Tapi saat menuju rumah Beck, Sam merasa dia akan berubah menjadi serigala, Grace menyadari itu. Sam mengingat saat-saat dia berubah menjadi serigala, perubahan dia yang pertama yang dilihat oleh ibunya. Di rumah Beck, Grace lalu memasukkan Sam ke dalam bathtub yang berisi air panas karena keadaan Sam semakin parah, dia sebentar lagi akan berubah menjadi serigala. Itu semua mengingatkan Sam pada masa kecilnya, di dalam bathtub, tangan-tangan itu menahannya, tangan-tangan yang mengeluarkan aroma masa kecil dan pelukan. Mereka memaksa Sam masuk ke dalam air. Suara-suara menghitung bersama, sayat, sayat. Mereka melubangi kulit Sam, mengeluarkan apa yang ada di dalam. Air di bathtub berubah menjadi merah dan dipenuhi guratan-guratan kecil. Sam meronta dan menangis. Mereka tidak bicara. Wanita itu menangis ketika menahan Sam di dalam air. Sebenarnya Grace tidak mau memasukkan Sam ke dalam bathtub itu, tapi tidak ada cara lagi untuk menghindarkan Sam berubah. Grace meminta maaf pada Sam atas apa yang dia perbuat padanya.
Di dalam rumah Beck, Grace melihat foto. Foto santai sebuah kelompok yang tersenyum ke arah kamera. Ada enam orang dan foto Sam. Salah satu dari enam orang itu seorang cewek. Hanya cewek itu yang tidak tersenyum ke arah kamera, dia memandang Sam dengan cara intens. Kata Sam, cewek itu adalah Shelby, serigala betina putih. Menurutnya, Shelby jatuh cinta padanya karena obsesi.
Paginya, di sekolah. Rachel bercerita pada Grace. Kata Rachel, Olivia melihat serigala. Serigala itu ada di teras depan dan di sana ada bekas cakar. Grace berpikir, apa mungkin serigala itu Jack? Saat Grace sedang belajar, Isabel, adik Jack, mengajaknya ke koridor. Di sana Isabel berkata bahwa dia melihat Jack tadi pagi. Dia menduga Grace tahu tentang ini, karena dia dan Olivia terobsesi pada serigala-seigala. Isabel yakin Jack masih hidup! Tapi Grace mengatakan kebohongan, dia bilang Jack sudah mati.
Di parkiran sekolah, Sam diam di dalam mobil. Mengingat-ingat masa lalunya bersama Beck, Paul, Shelby dan lainnya. Dia ingat Shelby pernah berkata "Kau takkan menjadi Sam. Kau akan menjadi alfa jantan. Dan aku akan menjadi pasanganmu." Beck sangat marah mendengar Shelby berkata seperti itu.
Saat Grace sedang sekolah. Sam ke rumah Beck, dan melihat mobil Tahoe yang asing. Mobil itu milik Beck. Mereka berdua ngobrol di dekat mobil Beck. Beck mengatakan bahwa dia baru dari Kanada bersama Salem. Dia memberikan Sam ponsel milik Salem, di dalamnya sudah ada nomor Beck. Lalu Sam merasa di dalam bagasi mobil Beck ada yang mengetuk-ngetuk. Sam ingin tahu apa itu, Beck membuka bagasinya, terlihat tiga sosok. Sam kaget, tiga manusia itu sudah digigit serigala, dan mereka akan berubah menjadi serigala, mereka tampak kesakitan, seperti yang pernah dialami Sam saat pertama kali dia berubah menjadi serigala. Kata Beck, mereka membutuhkan tambahan serigala. Karena tahun ini adalah tahun terakhir Beck dan Sam berubah menjadi manusia. Sam berkata pada Beck "Beck, kau akan ke neraka karena ini." lalu dia pergi meninggalkan Beck.
Tanpa diduga Grace, Sam mengajak berkencan. Tapi kencannya tidak berjalan lancar karena mereka bertemu dengan Olivia dan Jack. Olivia yang melihat mata Sam, bertanya padanya "Kau memakai lensa kontak?" Sam menjawab ya. Suatu pertanyaan yang mengagetkan Grace dan Sam. Karena mereka takut Olivia menyangka Sam adalah serigala bermata kuning yang suka di fotonya. Hubungan Grace dan Olivia membaik karena Olivia meminta Grace meneleponnya.
Di dalam rumah Grace. Grace dan Sam sedang duduk-duduk. Lalu Mom dan Dad datang, Sam yang berniat masuk ke dalam kamar Grace dicegah oleh Grace. Grace ingin memperkenalkan Sam pada kedua orang tuanya.
Orang tua Grace tampak setuju-setuju saja dengan Sam. Sam mencari perhatian Mom dengan membiarkan dirinya dilukis oleh ibu Grace. Tiba-tiba dari bawah Grace berteriak memanggil nama Sam, Sam langsung ke bawah, dia melihat Grace sedang diserang serigala putih, dia Shelby. Sam berusaha membantu Grace, dia dapat melepaskan cengkraman tangan Shelby dari tubuh Grace. Grace lalu berteriak "Jangan Dad!!" dan terdengarlah suara ledakan senapan, tangan Sam penuh darah. Darah itu bukan darah Sam, tapi darah Shelby.
Kejadian itu membuat Grace dan Sam harus ke rumah sakit. Di rumah sakit, mom melarang Grace bertemu dengan Sam lagi, karena Grace mengatakan pada mom bahwa Sam memiliki masa lalu mengenai darah. Mom hanya takut nanti Sam terserang penyakit psikotik. Tentu saja Grace menolaknya, sejak kapan momnya memikirkan kehidupan anaknya? Baru kali ini.
Bangkai Shelby menghilang padahal Dad mengeluarkan bangkainya ke beranda. "Shelby masih hidup." kata Sam.
Hari-hari pun berlalu. Saat di sekolah, Isabel menemui Grace, menunjukkan foto-foto milik Olivia yang dia temukan. Grace melihat-lihat foto itu, foto serigala-serigala, ada salah satu serigala yang matanya mirip dengan Jack, foto berikutnya gambar manusia dengan mata yang sama dengan mata serigala itu. Isabel sekarang tahu kalau kakaknya masih hidup, dia minta penjelasan pada Grace. Grace hanya memberinya nomor telepon. Lalu Grace menceritakan kejadian itu pada Sam. Sam pun ingin bertemu dengan Isabel.
Di rumah Grace. Grace, Sam, dan Isabel membicarakan tentang Jack. Karena Sam sudah percaya pada Isabel, maka dia menceritakan apa yang terjadi pada Jack. Jack telah menjadi werewolf.
Suatu hari, Grace dan Sam berkunjung ke rumah Beck sekaligus mencari Jack. Tapi saat menuju rumah Beck, Sam merasa dia akan berubah menjadi serigala, Grace menyadari itu. Sam mengingat saat-saat dia berubah menjadi serigala, perubahan dia yang pertama yang dilihat oleh ibunya. Di rumah Beck, Grace lalu memasukkan Sam ke dalam bathtub yang berisi air panas karena keadaan Sam semakin parah, dia sebentar lagi akan berubah menjadi serigala. Itu semua mengingatkan Sam pada masa kecilnya, di dalam bathtub, tangan-tangan itu menahannya, tangan-tangan yang mengeluarkan aroma masa kecil dan pelukan. Mereka memaksa Sam masuk ke dalam air. Suara-suara menghitung bersama, sayat, sayat. Mereka melubangi kulit Sam, mengeluarkan apa yang ada di dalam. Air di bathtub berubah menjadi merah dan dipenuhi guratan-guratan kecil. Sam meronta dan menangis. Mereka tidak bicara. Wanita itu menangis ketika menahan Sam di dalam air. Sebenarnya Grace tidak mau memasukkan Sam ke dalam bathtub itu, tapi tidak ada cara lagi untuk menghindarkan Sam berubah. Grace meminta maaf pada Sam atas apa yang dia perbuat padanya.
Di dalam rumah Beck, Grace melihat foto. Foto santai sebuah kelompok yang tersenyum ke arah kamera. Ada enam orang dan foto Sam. Salah satu dari enam orang itu seorang cewek. Hanya cewek itu yang tidak tersenyum ke arah kamera, dia memandang Sam dengan cara intens. Kata Sam, cewek itu adalah Shelby, serigala betina putih. Menurutnya, Shelby jatuh cinta padanya karena obsesi.
Paginya, di sekolah. Rachel bercerita pada Grace. Kata Rachel, Olivia melihat serigala. Serigala itu ada di teras depan dan di sana ada bekas cakar. Grace berpikir, apa mungkin serigala itu Jack? Saat Grace sedang belajar, Isabel, adik Jack, mengajaknya ke koridor. Di sana Isabel berkata bahwa dia melihat Jack tadi pagi. Dia menduga Grace tahu tentang ini, karena dia dan Olivia terobsesi pada serigala-seigala. Isabel yakin Jack masih hidup! Tapi Grace mengatakan kebohongan, dia bilang Jack sudah mati.
Di parkiran sekolah, Sam diam di dalam mobil. Mengingat-ingat masa lalunya bersama Beck, Paul, Shelby dan lainnya. Dia ingat Shelby pernah berkata "Kau takkan menjadi Sam. Kau akan menjadi alfa jantan. Dan aku akan menjadi pasanganmu." Beck sangat marah mendengar Shelby berkata seperti itu.
Saat Grace sedang sekolah. Sam ke rumah Beck, dan melihat mobil Tahoe yang asing. Mobil itu milik Beck. Mereka berdua ngobrol di dekat mobil Beck. Beck mengatakan bahwa dia baru dari Kanada bersama Salem. Dia memberikan Sam ponsel milik Salem, di dalamnya sudah ada nomor Beck. Lalu Sam merasa di dalam bagasi mobil Beck ada yang mengetuk-ngetuk. Sam ingin tahu apa itu, Beck membuka bagasinya, terlihat tiga sosok. Sam kaget, tiga manusia itu sudah digigit serigala, dan mereka akan berubah menjadi serigala, mereka tampak kesakitan, seperti yang pernah dialami Sam saat pertama kali dia berubah menjadi serigala. Kata Beck, mereka membutuhkan tambahan serigala. Karena tahun ini adalah tahun terakhir Beck dan Sam berubah menjadi manusia. Sam berkata pada Beck "Beck, kau akan ke neraka karena ini." lalu dia pergi meninggalkan Beck.
Tanpa diduga Grace, Sam mengajak berkencan. Tapi kencannya tidak berjalan lancar karena mereka bertemu dengan Olivia dan Jack. Olivia yang melihat mata Sam, bertanya padanya "Kau memakai lensa kontak?" Sam menjawab ya. Suatu pertanyaan yang mengagetkan Grace dan Sam. Karena mereka takut Olivia menyangka Sam adalah serigala bermata kuning yang suka di fotonya. Hubungan Grace dan Olivia membaik karena Olivia meminta Grace meneleponnya.
Di dalam rumah Grace. Grace dan Sam sedang duduk-duduk. Lalu Mom dan Dad datang, Sam yang berniat masuk ke dalam kamar Grace dicegah oleh Grace. Grace ingin memperkenalkan Sam pada kedua orang tuanya.
Orang tua Grace tampak setuju-setuju saja dengan Sam. Sam mencari perhatian Mom dengan membiarkan dirinya dilukis oleh ibu Grace. Tiba-tiba dari bawah Grace berteriak memanggil nama Sam, Sam langsung ke bawah, dia melihat Grace sedang diserang serigala putih, dia Shelby. Sam berusaha membantu Grace, dia dapat melepaskan cengkraman tangan Shelby dari tubuh Grace. Grace lalu berteriak "Jangan Dad!!" dan terdengarlah suara ledakan senapan, tangan Sam penuh darah. Darah itu bukan darah Sam, tapi darah Shelby.
Kejadian itu membuat Grace dan Sam harus ke rumah sakit. Di rumah sakit, mom melarang Grace bertemu dengan Sam lagi, karena Grace mengatakan pada mom bahwa Sam memiliki masa lalu mengenai darah. Mom hanya takut nanti Sam terserang penyakit psikotik. Tentu saja Grace menolaknya, sejak kapan momnya memikirkan kehidupan anaknya? Baru kali ini.
Bangkai Shelby menghilang padahal Dad mengeluarkan bangkainya ke beranda. "Shelby masih hidup." kata Sam.
Hari-hari pun berlalu. Saat di sekolah, Isabel menemui Grace, menunjukkan foto-foto milik Olivia yang dia temukan. Grace melihat-lihat foto itu, foto serigala-serigala, ada salah satu serigala yang matanya mirip dengan Jack, foto berikutnya gambar manusia dengan mata yang sama dengan mata serigala itu. Isabel sekarang tahu kalau kakaknya masih hidup, dia minta penjelasan pada Grace. Grace hanya memberinya nomor telepon. Lalu Grace menceritakan kejadian itu pada Sam. Sam pun ingin bertemu dengan Isabel.
Di rumah Grace. Grace, Sam, dan Isabel membicarakan tentang Jack. Karena Sam sudah percaya pada Isabel, maka dia menceritakan apa yang terjadi pada Jack. Jack telah menjadi werewolf.
Suatu hari, Sam mengajak Grace ke toko permen di Duluth. Dia menyuruh Grace mencium aroma dalam toko itu. Grace dapat mencium sesuatu yang tidak mungkin dicium oleh cewek normal, dia menyadari keanehannya. Saat sedang makan malam, telepon Sam berdering, dari Beck, dia mengkhawatirkan keadaan Sam. Tapi sejak pertemuan terakhirnya dengan Beck. Dia hanya menjawab telepon Beck seadanya.
Pagi harinya, Beck menelepon Sam. Dan yang mengangkat Grace. Di telepon yang di loudspeaker, Beck menceritakan pada Sam bahwa Paul di serang serigala saat masih menjadi manusia. Sebenarnya Sam khawatir pada keadaan Paul, tapi dia malas berbicara dengan Beck. Dia tidak terlalu menanggapi. Beck lalu berkata pada Grace, jika dia ingin bertemu dengannya, karena Grace telah mengetahui semua tentang serigala. Sam pun memutuskan teleponnya.
Grace bertanya pada Sam "Kenapa kau marah pada Beck? Kenapa kau begitu marah padanya padahal aku belum pernah melihatmu marah pada orang tua kandungmu." Sam memikirkan waktu lama untuk menjawabnya, "Karena Beck tidak harus melakukan apa yang dia lakukan. Berbeda dengan orang tuaku. Mereka pikir aku monster. Mereka takut. Itu beda." Ekspresi Sam penuh penderitaan dan ketidakpastian.
Saat Grace sedang sekolah. Sam datang ke rumah Jack. Dia berbicara pada Jack. Jack memberitahu Sam bahwa dia tahu ada obat yang dapat mengembalikan dia kembali menjadi manusia, karena ada seseorang yang tidak berubah walau sudah digigit, dia adalah Grace. Dunia sam seakan berguncang, dia menyuruh Jack untuk menjauhi Grace karena dia tidak tahu apa obatnya. Tapi Jack tidak mau mendengarkan perkataan Sam. Suatu hal pun terjadi di rumah Jack.
Jack menjemput Grace di sekolahnya dengan Bronco milik Grace. Jack mengancam Grace untuk memberitahunya apa obat yang dapat membuat Grace tidak berubah. Grace tahu, Jack tahu dimana Sam. Otak Grace pun berjalan cepat, dia meminta izin pada Jack untuk menelepon Beck, karena Beck yang memiliki obat itu. Grace berbicara pada Beck, dan mereka merencanakan sesuatu. Beck menyuruh Grace untuk membawa Jack ke rumahnya. Saat Jack bertanya apa yang mereka bicarakan, Grace berbohong. Beck berkata pada Grace "Anak pintar."
Di rumah Beck. Saat Grace dan Jack masuk ke dalam rumah. Jack langsung ditangkap oleh Beck dan memasukkan Jack ke dalam kamar mandi tempat Grace memaksa Sam masuk ke dalam bathtub. Lalu Beck menelepon HP Sam, Sam berkata "Dingin." Dia menyuruh Grace agar menelepon Isabel.
Ternyata Sam dikurung oleh Jack di salah satu gudang yang terdapat di rumah Jack, di tempat yang dingin, tempat yang dapat membuat Sam berubah menjadi serigala jika tidak cepat dikeluarkan. Lalu Grace dari telepon meminta Isabel mencari Sam, dengan mengeluh Isabel mencari Sam. Tepat di gudang ketiga dia menemukan Sam yang kedinginan. Isabel memutuskan telepon dia dengan Grace, lalu membawa Sam ke dalam rumah.
Grace datang ke rumah Culpeper, dia menghampiri Sam yang terbungkus selimut bulu domba, cangkir yang masih mengepul tergeletak disampingnya, panas yang berasal dari perapian menghangatkan tubuh Sam. Sam ingin bertemu dengan Beck, memang ini permintaan buruk mengingat keadaan di luar yang dingin, tapi akhirnya Grace pun menyetujuinya.
Di tengah jalan, Sam membicarakan tentang teori Grace, menurut Grace, dia tidak berubah menjadi serigala karena demam, panas yang dari dalam mungkin rahasianya sehingga Grace tidak berubah menjadi serigala. Sam bersedia mencobanya walau berbahaya demi bersama Grace. Tiba-tiba mobil Grace menabrak rusa, padahal Grace sudah berusaha menghindarinya, hingga dia terluka. Mobil pun mogok, sehingga pemanas mobil tidak dapat berfungsi. Grace menelepon 911 untuk meminta pertolongan. Dan Sam meminta Grace menelepon Beck, mereka berdua membicarakan tentang serigala baru yang direkrut Beck, ternyata mereka yang menginginkan menjadi serigala, bukan keinginan Beck. Telepon pun terputus. Sam sudah tidak kuat lagi, tubuhnya kedinginan. Dia melepaskan mantelnya hingga lengannya bebas dan memeluk Grace. "Sam, jangan pergi." kata Grace memohon. Sam menatap mata Grace lurus, "Mata ini akan tetap sama. Ingat itu saat kau melihatku. Ingat bahwa itu aku. Kumohon." Sam melepaskan Grace. Bahu Sam bergetar dan terguncang, Grace memandangi siksaan tanpa suara itu, sampai terdengar satu teriakan pelan dan memilukan itu, tepat ketika Sam kehilangan dirinya.
Suatu hari, Olivia menelepon Grace dan Olivia datang ke rumah Grace menceritakan semua yang dialaminya bersama Jack. Ternyata Jack telah menggigit Olivia. Malam itu Olivia menginap di rumah Grace. Keesokkan harinya Beck menelepon Grace. Beck memberitahu keadaan Jack, dia baik-baik saja. Grace memutuskan untuk ke rumah Beck. Telepon terputus, karena Isabel menelepon Grace, memberitahunya bahwa dia sudah mendapatkan tiga tabung darah untuk menginfeksi Jack, Sam, dan Olivia meningitis. Lalu Grace memberi alamat Beck pada Isabel untuk janjian bertemu disana.
Sesampainya di rumah Beck. Isabel langsung menemui Jack yang berada di kamar, menurut Beck dia sedang bermain game. Grace dan Beck bercerita tentang kawanan serigala, istri Beck, awal mula Sam berubah menjadi serigala,keanehan Grace yang tidak berubah menjadi serigala walaupun sudah digigit, dan rencana Grace yang akan menginfeksi Sam dengan meningitis. Pertamanya Beck tidak setuju, tapi ketika dia mengingat peristiwa yang telah lalu, saat Sam mengubah dirinya menjadi manusia untuk menyelamatkan Grace, akhirnya dia setuju, dia akan membius Sam dengan daging hamburger yang telah dilumuri Benadryl dan dia juga akan membantu Grace memanggil Sam.
Esoknya, Grace, Isabel, dan Olivia melihat Beck membawa daging mentah yang telah dilumuri Benadryl ke hutan. Berteriak memanggil nama Sam. Grace menangis melihat serigala abu-abu berdiri di tengah halaman, matanya memandang kami yang memandanginya, dia menjauh meninggalkan pakaian yang takkan pernah dipakainya lagi karena ini tahun terakhirnya menjadi manusia. Kemudian serigala lain muncul, serigala itu, Sam.
Grace, Isabel, Olivia, Jack, dan Sam yang sudah menjadi serigala berada di dalam mobil SUV menuju klinik. Di dalam klinik, Grace menyuntik lengan Jack dengan jarum suntik berisi darah. Saat Isabel ingin menyuntik Olivia, Olivia menolaknya, karena dia merasa itu terlalu menyakitkan dan dia lebih memilih menjadi serigala. Walau sudah dibujuk, Olivia tetap tidak mau disuntik, akhirnya Isabel menyuruh Jack dan Olivia ke mobil SUV. Sedangkan Isabel dan Grace ke ruang pemeriksaan menemui Sam. Berharap dengan panasnya ruang pemeriksaan dapat mengubah Sam menjadi manusia, tapi sayang harapan itu tidak terwujud. Sam masih menjadi serigala. Grace duduk dan berbisik pada Sam "Aku ingin kau mendengarkan aku, kalau kau bisa." Tiba-tiba Sam menjauh dari Grace, dia bergetar dan melepaskan bulunya, dia serigala kemudian dia, Sam. Sam meminta Grace cepat-cepat menyuntiknya, Isabel dengan cepat menyuntikkan jarum suntik yang berisi darah di lengan Sam. Tapi hanya setengah saja, karena Sam berubah menjadi serigala kembali. Isabel meminta maaf pada Grace, entah untuk apa. Dia lalu pamit pada Grace karena dia mendengar suara Jack. "Aku telah membunuhnnya." ucap Grace sambil menangis.
Tak lama kemudian, pintu terbuka, Jack mengajak Grace pergi dari klinik itu karena keadaan Olivia semakin buruk. Grace meminta Jack membantunya membawa Sam, tapi saat dia melihat ke lantai, jantungnya seakan berhenti berdetak. Lantai itu kosong, Sam tidak ada disitu. Dia pergi. Grace berusaha mencari Sam dengan memanggil-manggil namanya, tapi dia tidak dapat menemukannya. Akhirnya mereka berempat pulang tanpa Sam. Di mobil. Grace melihat keluar dari jendelanya, dia melihat seekor serigala putih berdiri dipinggiran tempat parkir. Shelby, ternyata benar kata Sam, dia masih hidup. Shelby melihat mereka, Grace melihat sorot kemenangan dari matanya ketika dia berbalik dan menghilang dibalik kegelapan.
Tiga hari setelah kejadian itu. Grace dan Olivia datang ke rumah Isabel untuk melihat keadaan Jack. Keadaan Jack tidak baik, ujung jemarinya tampak membiru aneh, mukanya mengilap karena keringat, dan matanya terpejam. Olivia yang melihatnya merasa ingin muntah, dia pun pergi dari ruangan itu. Grace dan Isabel berdiskusi, mereka akan membawa Jack ke rumah sakit. Grace menghampiri Olivia yang berada di dapur. Dia menjelaskan pada Olivia bahwa mereka akan membawa Jack ke rumah sakit. Olivia mendekati Grace, dia memberikan selembar kertas padanya. Kertas itu berisi pesan untuk orang tua Olivia, bahwa dia pergi dari rumah. Grace tahu, bahwa Olivia ingin berubah. Terlebih saat Olivia menunjukkan pada Grace kalau teman-teman serigalanya telah menunggunya. Olivia tampak bahagia. Grace menatap mata Olivia, sangat hijau dan cerah. Grace berusaha mengingat mata Olivia agar nanti dapat mengenalinya. "Akan ku berikan surat ini pada orang tuamu. Hati-hati. Aku akan merindukanmu, Olive." kata Grace, dia membuka pintu kaca. Olive berlari ke halaman, melepaskan sweaternya, sebelum sampai ke garis batas pepohonan, dia sudah berubah menjadi serigala yang amat sangat ringan, gembira, dan melompat-lompat. Akhirnya mereka hanya tinggal bertiga. Grace menyalakan mesin untuk menghangatkan mobil. Tapi 15 menit kemudian , Jack meninggal. Sekarang tinggal mereka berdua.
Setelah semua kejadian itu. Isabel mengajak Grace ke suatu tempat. Di jalan Isabel berkata "Kau tahu Sam sudah mati." Grace pun sadar tentang itu. Mereka berdua pergi ke toko buku, toko buku yang pernah dikunjungi oleh Grace dan Sam. Walau tidak mau, tapi Grace tetap menaiki tangga ke atas, ke suatu ruangan yang penuh kenangan indah bersama Sam. Grace menghampiri rak buku tempat Sam mendapatkan bukunya, dia mencari-cari buku, dia mengambil satu buku. Puisi karya Raner Maria Rilke.
Saat Natal, Grace memandang ke hutan dari jendela belakang rumahnya. Lalu Grace berjalan menuju hutan untuk mengisi tempat makanan burung, setelah itu dia akan kembali ke rumah untuk mengepak koper, bersiap pergi dengan Rachel. Grace merasakan hembusan napas panjang, dia menoleh ke arah hembusan napas itu, dia pun seakan membeku. "Grace. Katakan sesuatu." bisiknya. "Sam." Lalu Sam mendekapnya erat-erat.
_Tamat_
Wajib baca pokoknya!!! Seru banget dijamin gak nyesel bacanya ^^
Tampilkan postingan dengan label Review : Novels. Tampilkan semua postingan
Shiver
.
Category Review : Novels
Resep Cinta
.
Pengarang : Primadonna Angela
Tokoh-tokohnya..
-Cinnamon Cherry, cewek SMA yang suka sekali makan masakan orangtuanya.
-Basil Wijaya, kakak kelas Cherry, ganteng, cool, anak pemilik kafe. Tapi mempunyai sifat misterius.
-Maya Renggo, kakak kelas Cherry, cantik dengan rambut ikalnya, pintar masak, dan menyukai Basil.
-Dewabrata, ayah Cherry yang pintar masak dan memiliki restoran dan kafe. Dengan resep utama pai lemon meringue.
-Salvia, ibu Cherry yang pintar masak, menyayangi anaknya, dan mempunyai suatu perasaan yang tepat.
Novel ini bercerita tentang seorang cewek periang bernama Cinnamon Cherry, dia sangat suka makan masakan kedua orang tuanya. Ya, karena kedua orang tuanya pintar memasak dan mempunyai kafe dan restoran, salah satu masakan mereka yang terkenal adalah pai lemon meringue. Tapi anehnya, Cherry tidak suka masak. Dia lebih memilih membantu kedua orang tuanya untuk mencicipi makanan daripada memasak. (yaiyalah)
Rasa tidak suka Cherry dalam memasak hilang seketika saat dia mengetahui cowok yang dia suka yang bernama Basil, menyukai cewek yang pintar masak.
Pertama kali mereka bertemu tidak bisa dikatakan romantis, justru memalukan.
Basil yang tersenyum memandang Cherry membuat Cherry kepedean. Apalagi saat Basil mendekatinya, muka Cherry yang tersenyum ramah berubah seketika menjadi merah ketika Basil berkata "Maaf, kancing bajunya kebuka." sambil tertawa ditahan dia melangkah pergi.
Mereka bertemu lagi di rumah Cherry, ternyata Basil adalah anak pemilik kafe yang ayahnya sedang menjalin kerjasama dengan ayah Cherry. Dari situlah mereka dekat dan menjadi akrab.
Cherry setiap hari membawakan makanan buatannya sendiri untuk Basil. Dasar orang tuanya pintar memasak, anaknya juga dapat memasak walau masih masakan biasa.
Di sekolahnya, Divo, cowok yang menurut Cherry nyebelin selalu marah-marah dan menjaili Cherry. Membuat Cherry malas bila berada di dekatnya.
Di sekolah juga, dia mempunyai teman baik, namanya Eva. Diam-diam Eva mencintai seorang cowok, dia berusaha belajar memasak untuk membuatkan cowok itu makanan. Setiap Cherry bertanya, "Siapa cowok itu?" Eva hanya menjawab "Kamu juga pasti tau." Penuh rahasia.
PUlang sekolah, ayah Cherry dan ibunya makan malam dengan makanan istimewa. Mereka berniat memberitahu Cherry kabar menggembirakan. Kabar pertama, Cherry akan mempunyai seorang adik. Karena ibunya sedang hamil. Kabar kedua, orang tua Basil mengajak orang tua Cherry bekerja sama dalam usaha restoran dan kafenya ke Singapura. Ayah Cherry menyambutnya dengan senang hati, tapi ibunya tidak. Ibunya merasa ada sesuatu dibalik ajakkan kerjasama itu.
Cherry pun mendapat saingan dalam merebut hati Basil, dia kakak kelas Cherry, teman sekelas Basil, namanya Maya Renggo. Orang tua cewek itu mempunyai restoran yang menjual pai, dia sangat pintar memasak. Maya selalu memasang tampang jutek dan sinis ketika bertemu Cherry.
Suatu hari, Eva marah-marah pada Cherry dan menganggap Cherry penghianat. Tentu saja Cherry bingung, dia bertanya pada Eva, apa salah dia. Kata Eva, dia sudah nyatain cintanya ke cowok yang dia suka! Tapi ternyata cowok itu suka pada Cherry. Cherry bingung, dia saja tidak tahu siapa cowok yang disukai Eva. Tapi kenapa dia jadi ikutan disalahin?!
Pulang sekolah, Divo, cowok yang menurut Cherry menyebalkan mengikutinya sampai ke rumah Cherry. Dan disana Divo menyatakan cintanya pada Cherry, di saat itu juga Eva datang dan melihatnya, Eva yang tadinya mau minta maaf, berbalik dan pulang ke rumahnya. Cherry sekarang tahu, cowok yang Eva suka, cowok itu Divo. Tentu saja pernyataan cinta Divo dia tolak.Karena Cherry tidak mencintainya, sekarang di hati dia hanya ada Basil.
Tiba-tiba Maya Renggo ngajak Cherry lomba masak, dengan juri Basil. Yang menang diantara mereka akan menjadi pacar Basil. Cherry sudah pesimis kalah, dia ke rumah Eva dan minta maaf, dia ceritakan tentang lomba masak itu. Eva yang tadinya acuh tak acuh berubah jadi peduli dan menyemangati Cherry!
Hari perlombaan pun tiba. Cherry yang tadinya berniat membuat pai, tidak jadi, dia lebih memilih membuat makanan khas buatan dia. Sedangkan Maya? Jangan ditanya, masakan Maya terlihat enak. Kalau saja Cherry bukan peserta, pasti dia sudah minta bagian makanan yang dibuat Maya.
Hasilnya pun diumumkan, Basil yang tadinya dipeluk Maya melepaskan diri dan mendekati Cherry, Basil membisikkan sesuatu di telinga Cherry. Cherry pun kaget mendengarnya.
Ternyata Basil memilih Maya. Katanya, dia sudah sejak dulu mencintai Maya, lalu buat apa diadakan lomba masak itu?? Kata yang dibisikkan Basil pada Cherry "Coba kalau kamu membuat pai lemon meringue, pasti kamu yang menang." Hah? Cuma gara-gara Cherry tidak membuat pai dalam lombanya, dia kalah. Kalau boleh jujur, Cherry sakit hati. Dia merasa disakiti. Tapi dia berusaha melupakan Basil.Orang tua Cherry pun membatalkan kerja sama dengan orang tua Basil.
Esok harinya di sekolah. Maya Renggo masuk ke dalam kelas Cherry dan marah-marah padanya. Dia menyangka Cherry dan Basil bekerja sama untuk menyakitinya dan membuat orang tuanya bangkrut. Cherry hanya menatap Maya tanpa bisa berkata apa-apa. Dia sungguh bingung dengan apa yang Maya katakan.
Sampai di rumah. Ayah dan ibunya langsung menghampiri Cherry dan memberikan dia sebuah koran. Cherry membacanya. Isi koran itu tentang usaha orang tua Basil yang tadinya masakan Cina berubah menjadi Perfect Pau, menjual bakpau dengan berbagai masakan.Cherry berpikir, "Bakpau? Seperti kafe dan restoran keluarga Maya Renggo ya. Bakpau Meilian." Selesai Cherry membaca koran itu. Ayah dan ibunya menceritakan semua yangg dialami keluarga Maya Renggo. Ternyata Maya Renggo memberitahu Basil semua resep bakpaunya, termasuk resep bakpau yang belum di keluarkan oleh keluarganya. Keluaga Maya Renggo pun bangkrut. Syukurlah, ayah dan ibu Cherry tidak jadi bekerja sama dengan keluarga Basil.
Setelah beberapa hari. Terdengar kabar, pacar Maya Renggo, seorang pengacara sedang menyelidiki kelicikan dan perbuatan yang telah dilakukan keluarga Basil terhadap kafe atau restoran keluarga Maya Renggo. Dia mendapatkan suatu bukti untuk menjatuhkan keluarga Basil. Mungkin sekarang Basil dan keluarganya sedang gundah dan takut, karena sebentar lagi kelicikan mereka akan terbongkar
Suatu malam, Cherry dan Eva datang ke pesta ulang tahun temannya. Pesta yang sangat mewah. Di sana Eva mencari-cari cowok yang cakep dan gayanya oke. Eve selalu menyodorkan Cherry dengan beberapa cowok cakep yang dilihat Eva. Tapi Cherry menanggapinya hanya dengan tersenyum saja. Dia lalu pamit ke toilet. Saat sedang berjalan ke toilet Cherry tidak sengaja bertabrakan dengan seorang cowok. Cowok itu meminta maaf padanya lalu berlalu begitu saja. Cherry langsung menghampiri Eva "Evaa, tadi lihat nggak cowok tadi? Kayaknya dia cocok deh sama gue. Udah ya, gue mau ngikutin dia dulu. Nanti keburu hilang.. :)"
Masih seperti dulu, Cherry menyukai cowok yang bertemu tanpa disengaja.
_Tamat_
Kalau mau yang lebih lengkapnya, baca aja ya novelnya. Dijamin ga bakal nyesel !!! ^^
Category Review : Novels
Layar Terkembang
.
Guru b.indonesia nisa juga pernah ngebacain novel tahun 30'an karya Sultan Takdir Alisyahbana..
Nih nisa ceritain lagi.. ^__^
Suatu hari, ada dua orang kakak-beradik yang ingin pergi ke museum ikan. Kakaknya bernama Tuti dan adiknya bernama Maria.
Saat di museum ikan, mereka bertemu dengan pemuda tampan bernama Yusuf. Tuti pun jatuh cinta padanya, menurut Tuti, Yusuf cocok dengannya karena mereka sama-sama berpendidikan tinggi. Maria pun bersekolah di sebuah SMA, tapi Maria tidak pernah mempunyaicita-cita setinggi kakaknya itu, Tuti.
Tetapi Yusuf ternyata lebih mencintai Maria, karena Maria adalah wanita periang dan ceplas-ceplos, bila berada di dekatnya maka suasana yang hening akan menjadi ramai, berbeda dengan Tuti yang dewasa dan pendiam. Sebenarnya hati Yusuf juga mencintai Tuti, dia sangat bingung dengan perasaannya terhadap kakak-beradik itu, Tuti dan Maria.
Akhirnya, Yusuf dan Maria pun berpacaran. Mereka mencintai satu sama lain, dunia bagai hanya milik mereka berdua. Tetapi hubungan mereka tidak sampai pelaminan, karena Maria terserang penyakit TBC dan meninggal dunia. Sebelum meninggal dunia, Maria meminta Yusuf untuk berpacaran dengan Tuti.
Yusuf dan Tuti pun berpacaran. Hubungan mereka sampai pelaminan. Mereka berdua hidup bahagia.
***
Tema : Emansipasi wanita
Penokohan :
- Tuti : Modern dan berpendidikan tinggi
- Maria : Periang dan ceplas-ceplos
- Yusuf : Tampan, berpendidikan tinggi, tetapi tidak mempunyai pendirian
Amanat : - Janganlah menjadi orang yang tidak mempunyai pendirian.
Setting :
- Di museum ikan
- Rumah sakit
- DKI. Jakarta
Bahasa : Bahasanya menggunakan bahasa yang modern.
Category Review : Novels
Azab dan Sengsara
.
Waktu itu guru b.indonesia nisa pernah ngebacain novel tahun 20'an karya Merari Siregar..
Nisa ceritain ulang yaa.. :)
Di Minangkabau, hiduplah sebuah keluarga bangsawan. Keluarga bangsawan itu mempunyai satu anak laki-laki dan anak perempuan. Anak laki-lakinya bernama Sultan Baringin, dia sangat pemalas, manja, apa pun yang dia mau harus dituruti. Berbeda dengan anak perempuannya yang dewasa dan tidak manja.
Sultan Baringin lalu dikawinkan oleh Nuria, Nuria adalah istri yang penurut kepada suaminya, walaupun suaminya berlaku kasar kepadanya. Mereka mempunyai seorang anak perempuan bernama Maryamin. Maryamin adalah anak perempuan yang penurut terhadap perintah atau larangan kedua orang tuanya.
Karena Sultan Baringin seorang ayah yang pemalas, maka harta benda kekayaannya bekurang, dia bukan menjadi orang kaya lagi, tatapi orang miskin. Hidup mereka menjadi pas-pasan. Berbeda dengan adik perempuan Sultan Baringin, dia anak perempuan yang tidak malas, maka harta benda kekayaannya bukan berkurang malah semakin bertambah.
Ternyata Maryamin mencintai Amirudin yang tidak lain adalah sepupunya. Karena Amirudin adalah anak dari saudara perempuan Sultan Baringin. Tetapi ayah Amirudin tidak setuju karena Maryamin bukanlah berasal dari orang kaya. Sedangkan Nuria dan adik perempuan Sultan Baringin setuju saja. Tapi karena mereka berdua adalah istri yang penurut, maka mereka setuju saja atas larangan menikahi Maryamin dan Amirudin. Maka Maryamin dikawinkan oleh Sultan Baringin dengan Kasibun. Begitu juga dengan Amirudin yang dikawinkan dengan perempuan pilihan orangtuanya.
Kehidupan perkawinan Maryamin dan Kasibun tidak berjalan dengan harmonis. Kasibun selalu bejudi. Setiap dia pulang ke rumah dan dia kalah judi, dia selalu memarah-marahi Maryamin dan memukulinya. Perlakuan Kasibun terhadap Maryamin, membuat Maryamin tidak tahan dan pergi ke pengadilan untuk meminta cerai. Permintaan cerai Maryamin diterima. Maryamin dan Kasibun pun bercerai.
Semenjak perceraian itu, hidup Maryamin tidak menjadi baik bahkan semakin buruk. Begitu pula kehidupan kedua orangtuanya.
***
Tema : Kawin cinta
Penokohan :
- Sultan Baringin = Pemalas dan kejam
- Nuria = Istri yang penurut pada suaminya
- Maryamin = Penurut kepada orang tua
- Amirudin = Baik hati
- Kasibun = Tukang mabuk dan memiliki perangai buruk
Amanat : - Jangan iri terhadap kekayaan orang lain.
Setting :
- Di Minangkabau
- Pengadilan
Bahasa : Bahasanya klise
Category Review : Novels
Alice in Rapture, Sort of "Memang Enak PUNYA PACAR?"
.
Pengarang : Phyllis Reynolds Naylor
Tokoh:
-Alice, seorang cewek periang kelas 6 SD. Dia hanya tinggal dengan dad dan Lester, kakak laki-lakinya. Karena mommanya sudah meninggal dunia.
-Pattrick, pacar Alice yang baik. Kadang bersikap dewasa, kadang juga kekanak-kanakkan.
-Pamela, teman dekat Alice yang centil.
-Elizabeth, teman dekat Alice yang pendiam. Dia memegang prinsip, dia hanya memperbolehkan pacarnya memegang tangannya saja tidak lebih dari itu.
-Mark, pacar Pamela, jail dan suka meledek.
-Tom, teman dekat Alice, Pamela, dan Elizabeth. Cowok yang disukai Elizabeth.
-Lester, kakak laki-lakinya Alice. Nyebelin tapi sebenarnya baik.
-Dad, ayah Alice, baik hati, selain sebagai ayah, dad juga berperan sebagai momma.
-Aunt Sally, tante Alice yang selalu membantu Alice.
-Carol, sepupu Alice yang suka membantu Alice.
-Crystal Harkins, pacar Lester yang baik hati.
-Marilyn, mantan pacar Lester.
Novel ini menceritakan tentang Alice, seorang cewek kelas 6 SD yang sudah memiliki pacar bernama Pattrick.
Suatu hari, Pamela pernah berkata "Saat kita kelas 7 dan kita tidak mempunyai cowok. Kita akan disebut kuper." Yaa, Pamela sudah mempunyai pacar yang bernama Mark. Tapi Elizabeth? Dia masih jomblo. Dia mencintai Tom, siswa St. Joseph.
Mereka berenam selalu bermain bersama, makan es krim bersama, dan jalan-jalan bersama.
Suatu hari, Pamela berantem dengan Mark karena masalah sepele. Itu membuat hubungan Alice dan Pattrick sedikit renggang. Tapi untung masalah antara Pamela dan Mark cepat selesai. Hubungan Alice dan Pattrick pun selamat tanpa ada kata putus.
Banyak kejadian yang dialami Alice bersama Pattrick.
Seperti saat Alice bingung membeli kado apa untuk ulang tahun Pattrick, dia sampai menelepon Aunt Sally dan Carol. Untunglah, kado yang Alice kasih disukai Pattrick.
Saat Pattrick mengajak Alice makan di sebuah restoran mewah yang mengharuskan pengunjungnya memakai tablemanner. Sempat membuat Alice gugup, dia menelepon Aunt Sally untuk menanyakan apa yang harus dia lakukan. Tidak terlalu banyak kesalahan yang Alice lakukan, hanya sedikit saja. Tapi saat Alice pulang dan melihat dompetnya, oh my god! Tanpa sadar Alice memasukkan serbet bertuliskan nama restoran itu, ahh, pasti Pattrick melihatnya! >,<
Setiap ada masalah, pasti ada kebahagiaan. Begitu pun dengan kehidupan Alice dan temannya dalam novel ini.
Elizabeth akhirnya ditembak oleh Tom. Tapi hubungan mereka tidak lama, hanya kurang lebih seminggu. Tom minta putus pada Elizabeth karena dia suka cewek lain. Sebenarnya Elizabeth tahu alasan sebenarnya Tom minta putus, karena Elizabeth tidak memperbolehkan Tom mencium pipinya. Suatu alasan yang cukup menyebalkan!
Lalu, Pamela pun putus dengan Mark karena ibu Pamela melihat mereka berdua berciuman, padahal mama Pamela melarang Pamela berciuman sampai SMA. Dan melarang mereka berpacaran lagi.
Lester membuat suatu masalah! Dad sampai marah-marah. Tidak pernah Alice melihat dad marah-marah seperti itu. Pasti masalah itu sangat besar bagi dad.
Ditambah, ada surat dari Marilyn yang mengajak Lester balikan. Dia masih mencintai Lester. Tapi Lester masih pacaran dengan Crystal. Itu semua membuat Lester tambah bingung!
Melihat teman-temannya putus. Membuat Alice merasakan suatu perasaan yang berbeda pada Pattrick.
Alice lalu berkata pada Pattrick, bahwa dia ingin berteman seperti dulu lagi. Pattrick menganggap itu sebuah kata putus. Maka mereka pun putus dengan baik-baik.
Hari ini, adalah hari pertama Alice, Pamela, dan Elizabeth menjadi siswi baru SMP. Mereka bertiga menaiki bus. Pamela dan Elizabeth duduk berdua. Tinggallah Alice duduk sendiri. Tanpa dia sadari, Pattrick meminta izin untuk duduk di sampingnya. Dengan senang hati Alice mengizinkannya. Mereka ngobrol selama perjalanan. Satu kesimpulan yang dapat diambil dari percakapan mereka. Mereka berteman, teman tapi mesra. Dan mereka pun membuat sebuah janji untuk di masa yang akan datang.
_The end_
Kalau mau yang lebih lengkapnya, baca aja ya novelnya. Dijamin ga bakal nyesel !!! ^^
Category Review : Novels
Companions of the Night
.
Pengarang : Vivian Vande Velde
Saya perkenalkan dulu dengan tokoh-tokoh dalam novel ini.
- Kerry Nowicki, cewek berumur 16 tahun yang memiliki rasa ingin tahu sangat besar dan mudah dipengaruhi. Dia hanya tinggal bersama ayah dan adik kecilnya karena ibunya telah pergi meninggalkannya ke suatu tempat bersama suami barunya.
- Ian Nowicki, adik laki-laki Kerry berumur 4 tahun yang sangat menyayangi boneka beruang koalanya yang bernama Footy.
- Stephen Nowicki, papa Kerry dan Ian.
- Ethan Bryne, seorang cowok tampan yang misterius, tertutup, dan penuh rahasia.
- Regina Sloane, seorang wanita cantik dingin yang mengaku sebagai dosen dari Ethan Bryne.
- Profesor Marsala, seorang lelaki tua yang sangat terobsesi untuk membunuh vampir karena dendamnya terhadap kematian anaknya, Joey.
- Mr. Quick-Clean, pemilik binatu.
- Marcia, istri pemilik binatu.
- Roth, Sidowski, pemburu vampir.
Cerita ini di mulai ketika di tengah malam sekitar jam 11pm Kerry ingin mengambil Footy (boneka koala kesayangan Ian, adiknya) yang tertinggal di The Quick Clean Laundry 24 jam. Tiba-tiba saat Kerry sedang mencari Footy, datang pemilik binatu dan tiga orang temannya yang membawa seorang cowok tampan bernama Ethan dalam kondisi berdarah-darah. Mereka mengira Ethan adalah seorang vampir dan ingin membunuhnya. Kerry yang mendengarnya tidak percaya dan dia menolong Ethan untuk bebas dari pembunuhan yang direncanakan pemilik binatu dan tiga orang temannya itu.
Ethan dan Kerry berhasil membebaskan diri dari empat orang itu dan pergi ke rumah Ethan. Setelah sampai, ternyata di rumah Ethan yang megah itu, ada seorang wanita cantik bernama Regina yang mengaku sebagai dosen Ethan. Kerry berfikir, hubungan Ethan dan Regina lebih dari hubungan seorang mahasiswa dan dosennya, karena mereka terlihat begitu mesra. Kerry pun merasa kecewa mengetahuinya.
Ethan dan Regina mengantar Kerry dan mobil ayahnya ke rumah Kerry. Sampai di rumah Kerry, mereka pun berpisah. "Selamat jalan, Ethan. Senang berkenalan denganmu. Aneh, tetapi menyenangkan." kata Kerry dalam hati. Kerry masuk ke dalam kamar Ian, dan menaruh Footy.
Besok paginya Kerry bersekolah seperti biasa. Pulang sekolah dia mengambil shift di sebuah supermarket tempat kerja part-timenya. Tetapi dia tidak berkonsentrasi dalam bekerja karena memikirkan Ethan. Setelah shift selesai, Kerry pergi ke lapangan karena biasanya ayahnya menunggu di sana untuk menjemputnya, tapi ternyata ayahnya belum datang. Dia mencoba menelepon lewat telepon umum ke rumah, tapi tidak ada yang mengangkat. Keluar dari telepon umum, Kerry bertabrakan dengan Ethan Bryne.
Kerry menceritakan pada Ethan, bahwa ayahnya tidak ada di rumah, dia takut, menghilangnya ayahnya ada hubungannya dengan kejadian kemarin. Ethan meyakinkannya bahwa ini semua tidak ada hubungannya, Ethan pun mengantar Kerry ke rumahnya.
Sesampai di rumah, keadaan rumah Kerry berantakan. Dia memanggil Ethan dan memberitahunya. Kerry dan Ethan masuk ke dalam rumah dan menemukan tulisan dari cat warna merah di tembok "VAMPIR, KELUARGAMU ADA PADA KAMI. Alkitab : Wahyu 17:10."
Kerry yang terkejut dengan isi tulisan itu, ingin menelepon polisi, tapi dicegah oleh Ethan. Ethan menarik Kerry ke arah mobilnya. Dia membawa Kerry ke rumah Regina.
Sesampainya di rumah Regina. Dalam kondisi gelap mereka berdua masuk ke dalam rumah. Ethan langsung menaiki tangga menuju kamar utama. Kerry mengikutinya. Terlihat Ethan berdiri terpaku, Kerry melihat tempat tidur, seperti ada dua ekor anjing. Setelah dilihat lebih teliti. Ternyata itu Regina, Regina meninggal!
Terucap pertanyaan Kerry, "Siapa yang melakukan itu?" "Pemburu vampir." bisik Ethan.
Kerry menyadari sesuatu, dia teringat saat Ethan menaiki tangga, dia dapat menaiki tangga tanpa pincang sedikit pun, padahal luka di kakinya yang kemarin cukup parah.
"Kau seorang vampir."
Ethan langsung mencengkeram pergelangan tangan Kerry, dia ingin menghisap leher Kerry. Namun dapat dicegah, saat Kerry berjanji akan membantu Ethan untuk menemukan pemburu vampir yang menewaskan Regina.
Ethan menghubungi teman vampirnya lewat komputer dengan nama 'Michel'. Setelah itu, dia menyuruh Kerry untuk membakar rumah Regina.
........
Mereka pun melakukan sebuah perjalanan untuk mencari pemburu vampir. Kebohongan Ethan, kejujuran Ethan, pengakuan Kerry, kebodohan Kerry, candaan Kerry dan Ethan, pertanyaan-pertanyaan Kerry pada Ethan menemani perjalanan mereka.
Lalu Ethan menceritakan awal mula dia menjadi vampir. Dia bercerita dengan muka serius, Kerry hampir percaya, namun saat dia menyambung semua dan mencoba mencocokkan dengan bagian awal. Ethan hanya membuat Kerry terharu, entah benar atau tidak yang dia ceritakan.
Mereka mampir ke sebuah restoran. Ethan membaca koran pagi hari ini. Dalam koran itu ada berita tentang peristiwa kecelakaan mobil ayahnya Kerry beserta Ian dengan bus sekolah . Ayah Kerry dan Ian dinyatakan menghilang.
Tiba-tiba datang segerombolan polisi. Salah satu polisi bertanya pada mereka "Apakah kalian pernah melihat Kerry Nowicki?"
Mereka berdua kompak berbohong, bahwa mereka adalah bersaudara dan tidak mengenalnya. Polisi itu pun percaya karena foto Kerry dalam koran itu adalah foto Kerry pada buku tahunan lalu.
Ethan mempunyai sebuah ide, dia meminta Kerry untuk menemui Profesor Marsala, dia adalah seorang pemburu vampir.
Akhirnya Kerry menemui Profesor Marsala di kampus. Tetapi semuanya tidak sesuai dengan rencana Ethan. Kerry menghianati Ethan, karena terbujuk dengan rayuan Profesor Marsala. Karena Ethan telah membohonginya, dalam koran diberitahukan ayah Kerry dan Ian selamat tapi Ethan tidak mengatakannya pada Kerry.
Di rumah Ethan, Profesor Marsala ingin membunuh Ethan dengan cara menyiksanya terlebih dahulu dengan cahaya matahari, Kerry yang melihatnya tidak suka. Tanpa sengaja, dia mendorong Profesor Marsala sehingga jatuh dari tangga dan meninggal. Jendela yang telah dibuka membuat cahaya matahari pagi dapat masuk ke dalam rumah. Kerry dengan cepat memasukkan Ethan ke dalam lemari, dan membiarkannya tidur di bahunya dengan nyenyak.
Saat Ethan bangun, dia bertanya pada Kerry "Mengapa kau menolongku?" Kerry menjawab dengan air mata "Karena-tololnya aku-aku cinta padamu."
Dia mendekap Kerry "Aku tidak berniat menjadi vampir." ucap Kerry panik. Tapi Ethan mendekap Kerry bukan untuk menggigitnya tetapi untuk mengecupnya.
Tapi sayang, mereka tidak dapat bersama. Kerry pulang ke rumah tanpa Ethan.
***end***
Kalau mau yang lebih lengkapnya, baca aja ya novelnya. Dijamin ga bakal nyesel !!! ^^
Category Review : Novels



